Pembukaan Pekan Sagu Indonesia pada Selasa (20/10/2020) dimeriahkan dengan pemecahan rekor Museum Rekor Dunia-Indonesia ( MURI), makan makanan olahan sagu secara serentak di 14 provinsi Indonesia. Salah satunya di Provinsi Papua , sebagaimana disampaikan oleh Senior Manajer MURI Awan Rahargo, dalam EXPO Pekan Sagu Nusantara siaran langsung dari YouTube pada Selasa (20/10/2020).  Bahwa  “Pencapaian rekor pada Pekan Sagu Indonesia ini yaitu  dalam rangka untuk mempromosikan ragam kebaikan sagu dan meningkatkan konsumsi sagu di  masyarakat,” 

 
Pemerintah Provinsi Papua sesuai dengan arah kebijakan Gubernur Papua  membangun Papua berdasarkan potensi dan kearifan lokal dilima wilayah adat, maka Sagu yang sejak lama menjadi bahan pangan lokal bagi masyarakat adat pesisir Papua, seperti diketahui  memiliki berbagai manfaat, termasuk melindungi sistem percernaan dan mengobati asam lambung. Akan tetapi, sagu menjadi semakin jarang dikonsumsi masyarakat di Papua, karena kalah popular dibandingkan beras. Namun, tidak semua daerah di Papua cocok ditanami padi.  Akibatnya, pemenuhan kebutuhan beras di Papua harus ditopang pasokan beras dari luar Papua.

Pekan Sagu Nusantara dengan tema ‘Sagu untuk Indonesia Maju’ diikuti 14 provinsi penghasil sagu. Pemecahan rekor makan sagu secara serentak diikuti dengan acara pameran hasil olahan sagu dari daerah. Pekan Sagu Nusantara juga mengadakan gelar wicara dipandu Andy F. Noya dan konser virtual bersama Vidi Aldiano melalui siaran langsung di Youtube pada Selasa (20/10/2020).